Persembahan Janda Miskin. (Lukas 21:1-4)

Bagi orang Israel, memberi persembahan di bait suci sebenarnya adalah hal yang biasa. Namun kisah yang baru saja kita baca menjadi sangat menarik karena janda miskin yang memberikan persembahan ini dipuji oleh Tuhan Yesus sendiri.

Kisah ini terjadi di Bait Allah dan bukan di sinagoge. Di Bait Allah sendiri ada halaman  yang dikhususkan untuk para perempuan dan di sana juga ada tempat persembahan yang berbentuk seperti terompet terbalik. (Ada PPTnya)

Kisah ini terjadi pada minggu terakhir pelayanan Tuhan Yesus yang mana pada waktu itu orang-orang pada seluruh penjuru untuk datang ke Bait Allah untuk merayakan Paskah.

 

Di hari itu, Tuhan Yesus ada di bait Allah, di tempat tanda panah kuning itu (ditunjukkan dengan PPT yg tersedia) dan biasanya ke manapun, Tuhan Yesus selalu di kelilingi oleh orang banyak. Bisa ratusan bahkan sampai ribuan orang yang selalu mengikuti Yesus.

Terlebih lagi bahwa pada hari itu sangat ramai sekali berkenaan dengan persiapan Paskah dan orang-orang Yahudi berbagai orang dari penjuru negara hadir ke Yerusalem untuk beribadah.

Di Luk 21:1  Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Dari cerita ini, kita mengetahui bahwa Tuhan Yesus ada di depan peti persembahan. Dan hal ini sangat unik karena Tuhan Yesus dengan sengaja melihat orang-orang memasukkan persembahan ke dalam peti persembahan yang atasnya mirip dengan mulut terompet.

Tuhan Yesus belum pernah melakukan hal ini sebelumnya, maka ini adalah kesempatan bagi sebagian orang agar persembahan mereka mendapat perhatian dari Tuhan Yesus yang merupakan tokoh terkenal dan begitu banyak pengikut.

Mereka ingin mendapatkan “Pujian” setelah memberi persembahan di depan Yesus, karena tentunya bila dipuji hal ini merupakan sebuah kehormatan dan kesukaan tersendiri.

Karena itulah orang-orang berlomba-lomba memberi dan tentu saja berusaha mendapatkan perhatian dari Tuhan Yesus. Mereka yang biasanya tidak memberi, pada saat itu memberi persembahan bahkan memberi dengan sangat banyak agar mendapatkan cukup mendapat perhatian dari Tuhan Yesus.

Jadi bisa dibayangkan ketika Tuhan Yesus berada di depan peti persembahan saat itu. Ada begitu banyak orang yang memberikan persembahan dengan bermacam-macam motivasi ketika memasukkan uang ke kotak tersebut.

Rupanya Yesus terus mengawasi orang-orang termasuk orang-orang kaya yang memberikan persembahan selama beberapa waktu lamanya.

Di sini Tuhan Yesus “melihat” apa yang orang lain tidak lihat, yang Tuhan Yesus lihat adalah ”cara orang memberi persembahan” hal ini dapat dilihat dari bahasa tubuh dan mimik wajah saat mereka memasukkan persembahan di hadapan Tuhan Yesus. Dan semua itu berasal dari hati yang tidak dilihat orang lain, namun dilihat oleh Tuhan Yesus.

Bila seseorang memberikan persembahan apalagi dalam jumlah yang besar maka bahasa tubuh dan cara mempersembahkan menjadi hal yang menarik untuk diperhatikan, apalagi isi hati orang tersebut, pasti sangat menarik untuk dijadikan pelajaran bagi kita semua.

Kira-kira isi hati dari orang-orang kaya dan orang-orang yang memberi persembahan pada saat itu adalah: “Aku sudah memberikan mempersembahkan uang yang sangat banyak, masakan Yesus tidak tahu? Kalau Yesus tahu jumlah yang sangat besar ini, maka pasti Ia akan terbelalak dan terkejut dan memuji betapa luar biasanya aku yang memberi persembahan ini.” Atau ada juga yang berpikir, “Masa sudah memberi banyak namun Yesus tidak tahu? Kan sayang… Kalau Yesus tidak tahu aku memberi persembahan yang banyak ini, maka karena sama-sama tidak tahu, lebih baik aku memberi sedikit saja.” Kira-kira begitulah isi hati orang-orang yang memberi namun dengan motivasi yang keliru.

Dan Tuhan Yesus terus memperhatikan cara orang-orang memberi persembahan bahkan melihat sampai kedalaman hati dan pikiran mereka. Hingga akhirnya Tuhan Yesus melihat seorang janda miskin memasukkan dua ‘peser’ ke dalam peti itu.”

Bahasa Yunani untuk “Peser” adalah Lepton yang berarti “kurus atau tipis atau receh / serpihan” (Model uang peser ada di PPT)

Sementara dalam bahasa Inggris, “Peser” diterjemahkan sebagai “mites” yang dapat berarti sangat sedikit atau juga tungau yaitu hewan yang sangat kecil. Mungkin karena sedikit dan tak berarti seperti tungau inilah mata uang ini disebut sebagai Mite.

Kepada janda miskin itu, Tuhan Yesus berkata bahwa janda miskin ini memberikan seluruh nafkahnya. Hal ini sebenarnya memberikan kita informasi bahwa karena begitu miskinnya janda ini, maka sebenarnya uang yang dimasukkan ke peti persembahan itu adalah uang untuk makan dirinya setiap hari.

Kalau uang 2 peser ini adalah hasil kerjanya untuk makan, maka hal ini berarti bahwa janda ini harus berpuasa dari hari kemarin agar di hari ini ia dapat memberikan persembahan di bait Allah. Dan karena hari ini ia pergi ke bait Allah untuk memberikan persembahan, maka ia tidak dapat bekerja pada hari ini. Dan karena ia tidak bekerja di hari ini, maka di hari ini janda miskin ini tidak dapat makan juga. Maka di esok paginya ia akan pergi bekerja dengan perut kelaparan hingga sore hari dan baru dari situlah ia mendapatkan uangnya untuk makan di hari itu.

Hal ini berarti menunjukkan bahwa janda ini harus berpuasa selama 3 hari hanya untuk memberikan uang 2 peser saja, dan menurut anggapan orang ini adalah uang yang sangat kecil sekali, namun bagi janda miskin ini uang itu adalah uang untuknya makan. Dan karena ia ingin mempersembahkan kepada Allah di bait Suci, maka ia harus berpuasa selama 3 hari. Untuk membuktikan hal ini, maka kita harus memahami arti kata “miskin” dalam bahasa Yunaninya.

Kata Miskin dalam bahasa Yunani  ada 2; yaitu Penes dan Ptokhos.

Penes berarti: orang miskin yang harus bekerja untuk memperoleh nafkah hidup.

Ptokhos berarti: kemiskinan yang mutlak, benar-benar miskin. Sehingga harus bergantung pada orang lain untuk dapat hidup.

Kata Ptokos ini memiliki arti: “Membungkuk” atau  “Berjongkok”. Mungkin kata membungkuk atau berjongkok ini dapat diartikan bahwa ia seperti pengemis yang membungkuk atau berjongkok dengan menengadahkan tangannya meminta uang.

Menariknya di kisah janda miskin ini, di Luk 21:2 Alkitab bahasa Yunani memakai kata Penes untuk janda miskin ini bahwa janda ini bekerja dan mendapatkan uang untuk bertahan hidup. Sementara di Mar 12:42 Memakai kata Ptokos yang berarti janda ini benar-benar miskin karena tidak lagi memiliki apapun, ia benar-benar habis tanpa uang sepeserpun

Tidak ada yang bertentangan pada dua kata Yunani yang berbeda di kisah yang sama yang sedang kita bicarakan. Justru dua kata Yunani yaitu Penes dan Ptokos memberikan cerita yang lebih lengkap mengenai janda miskin ini.

Karena di Luk 21:2 menggunakan kata Penes artinya miskin dan harus bekerja untuk menyambung hidup, maka kita ketahui bahwa janda miskin ini setiap hari harus bekerja untuk menyambung hidupnya. Bila ia tidak bekerja, maka tidak ada uang yang didapatkannya. Dan bila tidak ada uang yang didapatkannya, maka ia harus berpuasa.

Dan inilah yang sebenarnya sedang terjadi pada janda miskin ini. Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya bahwa janda miskin ini memperoleh uang dua peser dari hasilnya bekerja. Dan hasil bekerja di hari sebelumnya inilah yang ia bawa ke bait Suci dan ia persembahkan kepada Allah. Dan karena itulah Tuhan Yesus berkata bahwa janda miskin ini memberikan seluruh nafkahnya.

Dan karena di Markus 12:42 memakai kata Ptokos, yang berarti janda ini benar-benar miskin karena tidak lagi memiliki apapun, ini juga benar karena Markus melihat janda ini dari sudut pandang bahwa karena ia membawa uang 2 peser itu ke bait Suci, dan karena ia harus berpuasa pada hari kemarin untuk mengumpulkan uang sehingga di hari ini ia dapat memasukkan uangnya ke peti persembahan, dan karena hari kemarin ia tidak bekerja, dan hari ini juga tidak bekerja karena pergi ke bait Allah, maka dalam kondisi ini janda ini benar-benar sangat miskin tanpa uang sama sekali. Dan karena di hari ini ia mempersembahkan uang, maka ia juga tidak dapat bekerja, maka ia harus berpuasa kembali. Barulah pada esok harinya ia bekerja hingga sore dan barulah di sore hari ia mendapatkan uang untuk membeli makan. Maka dari kisah ini kita dapat ketahui bahwa janda miskin ini berpuasa selama 3 hari hanya untuk memberikan persembahan uang dua peser yang ia miliki.

Setelah kita mengetahui cerita ini, bukankah kita mengerti sekarang bahwa kisah ini sangat luar biasa? Karena itulah Tuhan Yesus memuji janda miskin ini di hadapan orang banyak, termasuk di depan orang-orang kaya yang sebelumnya telah memasukkan begitu banyak uang ke peti persembahan.

Dan dapatkah kita membayangkan bahwa orang-orang kaya yang telah memasukkan uang ke peti persembahan itu pastilah sangat marah kepada Yesus karena Ia memuji janda miskin ini. Orang-orang kaya yang tidak tulus pasti menyesal karena telah memasukkan jumlah yang sangat banyak sementara mereka tidak mendapatkan pujian sama sekali, malahan janda miskin yang mendapatkan pujian ini.

Ini seperti tamparan bagi orang-orang kaya di waktu itu. Mereka pasti juga sangat marah kepada Yesus yang dianggap tidak menghargai pengorbanan mereka karena memasukkan uang yang banyak ke peti persembahan.

Dari sini kita belajar bahwa Tuhan Yesus melihat apa yang ada di dalam hati seseorang ketika ia memberikan persembahan. Apakah memberi dengan tulus ataukah ada motivasi tersembunyi yang ia miliki?

Mari di hari ini kita belajar untuk memberikan persembahan yang terbaik untuk Tuhan dengan motivasi yang benar di hadapannya. Kita memberi bukan karena ingin mendapatkan pujian, melainkan karena kita bersyukur bahwa Tuhan telah memberkati hidup kita. Kita memberi bukan karena terpaksa, melainkan bersukacita dengan sukarela karena pemberian tanpa kerelaan hati adalah sia-sia belaka.

 

1 thought on “Persembahan Janda Miskin”

  1. Элвис Пресли, безусловно, один из наиболее влиятельных музыкантов в истории. Родившийся в 1935 году, он стал иконой рок-н-ролла благодаря своему харизматичному стилю и неповторимому голосу. Его лучшие песни, такие как “Can’t Help Falling in Love”, “Suspicious Minds” и “Jailhouse Rock”, стали классикой жанра и продолжают восхищать поклонников по всему миру. Пресли также известен своими выдающимися выступлениями и актёрским талантом, что сделало его легендой не только в музыке, но и в кинематографе. Его наследие остается живым и вдохновляет новые поколения артистов. Скачать музыку 2024 года и слушать онлайн бесплатно mp3.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *